Langsung ke konten utama

Tips Mencegah Perut Kembuing


Perut terasa kembung setelah makan? Coba terapkan tujuh kiat yang bisa membuat Anda tak perlu malu, karena baju terasa semakin sesak akibat perut buncit, seperti dilansir laman Boldsky.com.

1. Hindari mengonsumsi terlalu banyak cairan
Jangan minum terlalu banyak cairan saat makan, kebiasaan ini membuat gas terkumpul di perut yang membuat kita merasa kembung.

2. Makan perlahan
Jangan makan terburu-buru, kunyah dengan baik sebelum menelan makanan. Cara ini bisa membantu makanan dicerna lebih baik di perut dengan lebih sedikit cairan lambung, mengurangi akumulasi kelebihan gas.

3. Olahraga tiap hari
Berolahraga setiap hari penting untuk mencegah akumulasi kelebihan gas dan mencegah kembung. Berjalan kaki selama 15 menit setelah makan juga bisa membantu.

4. Menyantap makanan rendah garam
Garam bisa jadi penyebab akumulasi gas berlebih dalam perut, jadi kurangi makanan rendah garam agar perut tidak kembung.

5. Hindari minuman bersoda
Jangan minum minuman bersoda atau minuman energi saat makan. Minuman berkarbonasi bisa menstimulasi produksi asam dan gas berlebih di perut, membuat kita merasa kembung.

6. Kurangi makanan berserat tinggi
Jika Anda sedang diet makanan berserat tinggi, mungkin Anda bisa mengurangi jumlah yang dikonsumsi setiap hari karena makanan tinggi serat bisa mengakibatkan kembung.

7. Hindari olahan susu
Makanan olahan susu seperti keju dan mentega bisa mengakumulasi kelebihan lemak di perut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dua Jamaah Haji Meninggal Disebabkan Oleh Virus Korona

Manajemen RSUP Dr M Djamil Padang menduga dua jamaah haji Debarkasi Padang yang baru pulang haji diduga MERS. Salah satunya kemudian meninggal dunia dalam perawatan medis.
MERS atau Middle East Respiratory Syndrome adalah penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus korona
Rusilawati, dokter spesialis paru di RSUP Dr M Djamil Padang mengatakan dugaan itu berdasarkan keduanya yang baru pulang dari Tanah Suci.
“Pasien ini kan pulang haji, jadi ya ada dugaan menderita Mers ya, baru dugaan, belum dipastikan MERS. Kemungkinan lainnya ada inpeksi paru yang lain. Jadi penyebab langsung meninggalnya adalah sepsis dan gagal napas, itu bisa disebabkan oleh MERS Cov atau penyakit paru yang lain,” katanya, Senin (11/9/2017).
Kedua pasien yang diduga terkena Mers itu sudah masuk RSUP Dr M Djamil sejak beberapa hari lalu, atau sejak kepulangan dari menunaikan ibadah haji.
Jamaah haji asal Bengkulu berinisial R, 62 tahun yang tergabung di kloter 3 baru menjalani perawatan kurang dari 24 jam seb…

Pemerintah Terus Membangun Kemitraan Dengan Pihak Swasta

Pemerintah terus membangun kemitraan dengan pihak swasta untuk mengolah sampah plastik agar tidak lagi mencemari lingkungan.
Apalagi, pemerintah telah berkomitmen mengurangi sampah di lautan sebesar 70% pada 2025 dengan dukungan dan kerja nyata dari berbagai pihak termasuk pihak swasta.
Untuk itu, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan membentuk Alliance for Marine Plastic Solutions Forum (AMPS).
Program tersebut turut didukung oleh PT. Tirta Investama (Danone Aqua) dan H&M Indonesia melalui proyek Bottle2Fashion dengan mengolah kembali sampah botol plastik menjadi produk fashion.
PT. Tirta Investama (Danone AQUA) dan Kantor Produksi H&M Indonesia melakukan penandatanganan komitmen kerja sama proyek Bottle2Fashion untuk memulai kerja sama mengolah kembali sampah kemasan plastik menjadi produk Fashion di Hotel Padma, Legian, Bali pada Senin (4/9/2017).
Presiden Direktur Danone AQUA Corine Tap dan Country Manager Production H&…

Tips Mencegah Kanker Usus Besar

Gaya hidup dan diet sehat penting untuk mencegah beberapa masalah, termasuk untuk mencegah kanker usus besar (kolon).
Menurut laporan baru dari American Institute for Cancer Research and World Cancer Research Fund International, untuk mengurangi risiko kanker usus besar, maka dibutuhkan biji-bijian dan olahraga, sementara daging olahan dan alkohol harus dibatasi.
Temuan ini menunjukkan, bahwa tiga porsi sehari biji-bijian, seperti beras merah atau roti gandum, sebenarnya dapat menurunkan risiko kanker usus sebesar 17 persen.
"Mempertahankan berat badan yang sehat, aktivitas fisik, diet yang sehat, dan menghindari merokok dan asupan alkohol yang tinggi semuanya berkontribusi terhadap risiko kanker kolorektal yang lebih rendah," tambah Giovannucci, seorang profesor nutrisi dan epidemiologi di Harvard School of Public Health.
Menurut para peneliti, konsumsi biji-bijian yang lebih besar memberi lebih banyak perlindungan. Tim ahli pada penelitian ini mengevaluasi hampir 100 penelitia…