Langsung ke konten utama

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Mandi? Pagi atau Sore


Umumnya orang Indonesia mandi dua kali sehari. Hal itu tertanam menjadi kebiasaan sejak kecil, ketika orang tua memandikan anaknya ketika bangun tidur atau hendak sekolah, dan sore hari sebelum tidur.

Ternyata, waktu mandi sebaiknya dilakukan satu kali saja dalam sehari. Jadi pilihan waktu mandi bisa disesuaikan pada waktu pagi atau sore atau malam hari sesuai kebutuhan Anda. Demikian seperti dilansir dari Boldsky.com

Kapan waktu yang tepat untuk mandi? Pagi, malam atau malam Nah, beberapa orang merasa nyaman untuk mandi di pagi hari sedangkan beberapa lebih memilih malam hari.
Bagi beberapa orang, mandi pagi sebelum bekerja sangat baik saat mereka mempersiapkan untuk berangkat kerja. Bagi beberapa orang, mandi pada malam lebih bekerja dengan baik karena membantu tertidur lebih cepat.

Kapan waktu terbaik untuk mandi?
Pertama, adakah waktu yang tepat untuk mandi? Nah, Itu tergantung pada apa yang Anda lakukan sepanjang hari Anda. Jika pekerjaan Anda membuat Anda pulang dengan pakaian kotor, bukankah Anda akan mandi di malam hari?
Jika pekerjaan Anda tidak melibatkan semua itu, Anda pasti lebih memilih mandi pagi, bukan?

Bagaimana Jika Anda Berkeringat?
Jika aktivitas Anda membuat berkeringat banyak, pasti akan mandi kapan pun sampai di rumah terlepas dari waktu hari itu. Entah itu pagi, siang atau sore, Anda akan mandi dulu jika Anda banyak berkeringat.

Kapan baiknya Mandi Di Malam Hari?
Jika hari Anda sangat aktif atau berkeringat, lebih baik membersihkan tubuh Anda di malam hari sebelum tidur. Mandi bisa membersihkan kotoran dan bakteri pada kulit.

Air Dingin Atau Air panas?
Jika Anda menyukai mandi pagi, shower dingin adalah yang terbaik karena mereka membantu Anda bersiap untuk bekerja. Jika Anda menyukai mandi malam maka shower hangat lebih baik karena membantu Anda tertidur.

Apakah mandi malam membantu meningkatkan kesehatan?
Sebuah studi mengklaim bahwa mandi malam membantu mendapatkan tidur yang santai setidaknya selama fase pertama tidur. Jika Anda menderita insomnia, cobalah mandi air hangat di malam hari.

Bisakah Anda Mandi dua kali di Pagi Hari dan Sore?
Tidak! Kulit Anda mungkin kehilangan minyak alami dan mungkin menjadi terlalu kering jika Anda mandi dua kali sehari. Tapi tunggu. Tanyakan pada dokter Anda. Jika kulit Anda mengizinkan dan cuaca di daerah Anda terlalu gerah, mungkin mandi dua kali sehari juga baik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemerintah Terus Membangun Kemitraan Dengan Pihak Swasta

Pemerintah terus membangun kemitraan dengan pihak swasta untuk mengolah sampah plastik agar tidak lagi mencemari lingkungan.
Apalagi, pemerintah telah berkomitmen mengurangi sampah di lautan sebesar 70% pada 2025 dengan dukungan dan kerja nyata dari berbagai pihak termasuk pihak swasta.
Untuk itu, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan membentuk Alliance for Marine Plastic Solutions Forum (AMPS).
Program tersebut turut didukung oleh PT. Tirta Investama (Danone Aqua) dan H&M Indonesia melalui proyek Bottle2Fashion dengan mengolah kembali sampah botol plastik menjadi produk fashion.
PT. Tirta Investama (Danone AQUA) dan Kantor Produksi H&M Indonesia melakukan penandatanganan komitmen kerja sama proyek Bottle2Fashion untuk memulai kerja sama mengolah kembali sampah kemasan plastik menjadi produk Fashion di Hotel Padma, Legian, Bali pada Senin (4/9/2017).
Presiden Direktur Danone AQUA Corine Tap dan Country Manager Production H&…

Penelitian Terbaru Menunjukkan Kopi Bisa Menurunkan Resiko Diabetes

Penelitian terbaru menunjukkan kopi bisa menurunkan risiko diabetes.
Apakah Anda minum secangkir kopi kapan ketika stres? Saya yakin sebagian besar dari Anda meminumnya. Nah, jika Anda termasuk di antara mereka maka inilah satu alasan lagi untuk memilih secangkir kopi.
Dikutip dari laman Boldsky.com,  Jumat (8/9/2017), para ilmuwan telah mengidentifikasi senyawa dalam minuman yang dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2.
Peneliti dari Aarhus University Hospital di Denmark juga menemukan bahwa salah satu senyawa yang belum diuji tampaknya memperbaiki fungsi sel dan sensitivitas insulin pada tikus di laboratorium.
Temuan tersebut bisa memacu perkembangan obat baru untuk mengobati atau bahkan mencegah penyakit diabetes. Penelitian sebelumnya menunjukkan, bahwa senyawa dalam kopi yang disebut cafestol meningkatkan sekresi insulin pada sel pankreas saat terpapar glukosa.
Cafestol juga meningkatkan penyerapan glukosa pada sel otot, sama efektifnya dengan obat antidiabetes yang umum diresepkan.  …