Langsung ke konten utama

Jus Bayam Bermanfaat Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh


Jus bayam buatan sendiri ternyata bermanfaat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Bayangkan, bila Anda memiliki wawancara penting yang dijadwalkan segera dan tepat sebelum hari wawancara, Anda mengalami flu virus yang buruk. Penyakit semacam ini tentu menjadi ‘bencana’ bagi karir.

Agar tak mengalami hal semacam ini, daya tahan tubuh yang baik menjadi kunci. Jika Anda cenderung gampang jatuh sakit, maka ada beberapa makanan alami yang dapat membantu memperbaiki sistem kekebalan tubuh, sekaligus membantu Anda bebas dari banyak penyakit.

Sistem kekebalan tubuh yang sehat dan kuat mampu melawan agen penyebab berbagai penyakit. Imunitas atau kekebalan tubuh dapat digambarkan sebagai kemampuan organisme hidup untuk melawan agen penyeb penyakit, dengan tindakan sel darah putih di dalam tubuh.

Bila sistem kekebalan tubuh seseorang cukup kuat untuk melawan infeksi, kemungkinan terkena penyakit secara rutin akan rendah. Jika merasa sistem kekebalan tubuh lemah, maka salah satu bahan alami yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh adalah jus bayam.

Bahan yang dibutuhkan:
• Jus bayam - ½ gelas
• Jus Jahe - 2 sendok makan
• Madu - 1 sendok makan

Bayam kaya akan mineral seperti seng dan besi. Mineral ini dapat memperkuat sel darah putih Anda dari dalam dan membantu melawan infeksi, sehingga meningkatkan kekebalan tubuh. Sementara, jahe mengandung enzim kuat yang juga bisa membunuh zat penyebab penyakit yang masuk ke tubuh. Sementara, madu kaya antioksidan yang selanjutnya bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda.

Cara membuat:

• Tambahkan jumlah bahan yang disarankan ke dalam gelas.
• Aduk rata untuk membentuk campuran.

Obat alami ini membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan baik, bila diterapkan secara teratur, dengan jumlah yang tepat. Disarankan minum jus bayam sebelum sarapan pagi.

Namun, harus diingat bahwa sistem kekebalan tubuh yang kuat juga memerlukan perubahan gaya hidup dari yang tak sehat menjadi gaya hidup sehat.

Misalnya, mengonsumsi makanan yang seimbang, mengandung vitamin, protein, mineral, lemak, dan lain-lain, berolahraga minimal 30 menit setiap hari, menghindari makanan cepat saji, berhenti merokok dan minum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemerintah Terus Membangun Kemitraan Dengan Pihak Swasta

Pemerintah terus membangun kemitraan dengan pihak swasta untuk mengolah sampah plastik agar tidak lagi mencemari lingkungan.
Apalagi, pemerintah telah berkomitmen mengurangi sampah di lautan sebesar 70% pada 2025 dengan dukungan dan kerja nyata dari berbagai pihak termasuk pihak swasta.
Untuk itu, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan membentuk Alliance for Marine Plastic Solutions Forum (AMPS).
Program tersebut turut didukung oleh PT. Tirta Investama (Danone Aqua) dan H&M Indonesia melalui proyek Bottle2Fashion dengan mengolah kembali sampah botol plastik menjadi produk fashion.
PT. Tirta Investama (Danone AQUA) dan Kantor Produksi H&M Indonesia melakukan penandatanganan komitmen kerja sama proyek Bottle2Fashion untuk memulai kerja sama mengolah kembali sampah kemasan plastik menjadi produk Fashion di Hotel Padma, Legian, Bali pada Senin (4/9/2017).
Presiden Direktur Danone AQUA Corine Tap dan Country Manager Production H&…

Penelitian Terbaru Menunjukkan Kopi Bisa Menurunkan Resiko Diabetes

Penelitian terbaru menunjukkan kopi bisa menurunkan risiko diabetes.
Apakah Anda minum secangkir kopi kapan ketika stres? Saya yakin sebagian besar dari Anda meminumnya. Nah, jika Anda termasuk di antara mereka maka inilah satu alasan lagi untuk memilih secangkir kopi.
Dikutip dari laman Boldsky.com,  Jumat (8/9/2017), para ilmuwan telah mengidentifikasi senyawa dalam minuman yang dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2.
Peneliti dari Aarhus University Hospital di Denmark juga menemukan bahwa salah satu senyawa yang belum diuji tampaknya memperbaiki fungsi sel dan sensitivitas insulin pada tikus di laboratorium.
Temuan tersebut bisa memacu perkembangan obat baru untuk mengobati atau bahkan mencegah penyakit diabetes. Penelitian sebelumnya menunjukkan, bahwa senyawa dalam kopi yang disebut cafestol meningkatkan sekresi insulin pada sel pankreas saat terpapar glukosa.
Cafestol juga meningkatkan penyerapan glukosa pada sel otot, sama efektifnya dengan obat antidiabetes yang umum diresepkan.  …

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Mandi? Pagi atau Sore

Umumnya orang Indonesia mandi dua kali sehari. Hal itu tertanam menjadi kebiasaan sejak kecil, ketika orang tua memandikan anaknya ketika bangun tidur atau hendak sekolah, dan sore hari sebelum tidur.
Ternyata, waktu mandi sebaiknya dilakukan satu kali saja dalam sehari. Jadi pilihan waktu mandi bisa disesuaikan pada waktu pagi atau sore atau malam hari sesuai kebutuhan Anda. Demikian seperti dilansir dari Boldsky.com
Kapan waktu yang tepat untuk mandi? Pagi, malam atau malam Nah, beberapa orang merasa nyaman untuk mandi di pagi hari sedangkan beberapa lebih memilih malam hari. Bagi beberapa orang, mandi pagi sebelum bekerja sangat baik saat mereka mempersiapkan untuk berangkat kerja. Bagi beberapa orang, mandi pada malam lebih bekerja dengan baik karena membantu tertidur lebih cepat.
Kapan waktu terbaik untuk mandi? Pertama, adakah waktu yang tepat untuk mandi? Nah, Itu tergantung pada apa yang Anda lakukan sepanjang hari Anda. Jika pekerjaan Anda membuat Anda pulang dengan pakaian kotor,…