Langsung ke konten utama

Brand Gerai Kue Asal Tokyo


Brand gerai kue asal di Tokyo, Jepang, BAKE CHEESE TART (BAKE) hadir di Indonesia. pasca penandatanganan kerja sama antara BAKE Confectionery Pte. Ltd. Singapore (anak perusahaan Bake Inc. Jepang yang menangani wilayah Asia Tenggara) dengan PT BAKERI KEJU INDONESIA

Geraiperdana BAKE di Indonesia akan dibuka pada 28 September 2017 mendatang, di pusat perbelanjaan, West Mall Grand Indonesia (Lantai LG),

Hadir sejak 2014, BAKE berhasil mencetak rekor penjualan luar biasa, yaitu sebesar 35.000.000 keping tart keju setiap tahunnya dari 39 gerainya yang terletak di tujuh kota besar di seluruh dunia – Jepang, Hong Kong, Taiwan, Korea, Shanghai, Thailand dan Singapura.

“BAKE adalah pelopor cheese tart di Jepang. Tidak diragukan lagi keunikan rasanya telah mengilhami banyak gerai kue dan roti di wilayah sekitar, termasuk Indonesia, untuk membuat cheese tart versi mereka sendiri. Bahkan, banyak gerai kue yang menyajikan cheese tart serupa dengan merek yang berbeda-beda. Meski demikian, BAKE lebih unggul dari segi kualitas bahan dan kesegaran produknya. Kelebihan inilah yang mendorong kami untuk semakin antusias menghadirkan tart keju yang orisinal kepada masyarakat Indonesia agar mereka dapat merasakan dan menghargai the real and original cheese tart,”papar Raymond Umbara, Direktur Utama BAKE Indonesia dalam siaran persnya.

Jason Koo, CEO BAKE Confectionery Pte Ltd Singapura juga menambahkan, Jepang, khususnya provinsi Hokkaido, telah diakui sebagai sentra produsen susu terbaik di dunia. Kekuatan rasa otentik cheese tart BAKE pun terjaga dengan baik mulai dari bahan baku hingga adonannya yang diimpor langsung dari negara asalnya. Artinya, konsumen yang mengunjungi gerai manapun, akan mendapatkan pengalaman rasa yang sama, seasli di Jepang”.

Pembukaan BAKE Indonesia menandai cabang ke-40 di seluruh dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dua Jamaah Haji Meninggal Disebabkan Oleh Virus Korona

Manajemen RSUP Dr M Djamil Padang menduga dua jamaah haji Debarkasi Padang yang baru pulang haji diduga MERS. Salah satunya kemudian meninggal dunia dalam perawatan medis.
MERS atau Middle East Respiratory Syndrome adalah penyakit saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus korona
Rusilawati, dokter spesialis paru di RSUP Dr M Djamil Padang mengatakan dugaan itu berdasarkan keduanya yang baru pulang dari Tanah Suci.
“Pasien ini kan pulang haji, jadi ya ada dugaan menderita Mers ya, baru dugaan, belum dipastikan MERS. Kemungkinan lainnya ada inpeksi paru yang lain. Jadi penyebab langsung meninggalnya adalah sepsis dan gagal napas, itu bisa disebabkan oleh MERS Cov atau penyakit paru yang lain,” katanya, Senin (11/9/2017).
Kedua pasien yang diduga terkena Mers itu sudah masuk RSUP Dr M Djamil sejak beberapa hari lalu, atau sejak kepulangan dari menunaikan ibadah haji.
Jamaah haji asal Bengkulu berinisial R, 62 tahun yang tergabung di kloter 3 baru menjalani perawatan kurang dari 24 jam seb…

Pemerintah Terus Membangun Kemitraan Dengan Pihak Swasta

Pemerintah terus membangun kemitraan dengan pihak swasta untuk mengolah sampah plastik agar tidak lagi mencemari lingkungan.
Apalagi, pemerintah telah berkomitmen mengurangi sampah di lautan sebesar 70% pada 2025 dengan dukungan dan kerja nyata dari berbagai pihak termasuk pihak swasta.
Untuk itu, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan membentuk Alliance for Marine Plastic Solutions Forum (AMPS).
Program tersebut turut didukung oleh PT. Tirta Investama (Danone Aqua) dan H&M Indonesia melalui proyek Bottle2Fashion dengan mengolah kembali sampah botol plastik menjadi produk fashion.
PT. Tirta Investama (Danone AQUA) dan Kantor Produksi H&M Indonesia melakukan penandatanganan komitmen kerja sama proyek Bottle2Fashion untuk memulai kerja sama mengolah kembali sampah kemasan plastik menjadi produk Fashion di Hotel Padma, Legian, Bali pada Senin (4/9/2017).
Presiden Direktur Danone AQUA Corine Tap dan Country Manager Production H&…

Tips Mencegah Kanker Usus Besar

Gaya hidup dan diet sehat penting untuk mencegah beberapa masalah, termasuk untuk mencegah kanker usus besar (kolon).
Menurut laporan baru dari American Institute for Cancer Research and World Cancer Research Fund International, untuk mengurangi risiko kanker usus besar, maka dibutuhkan biji-bijian dan olahraga, sementara daging olahan dan alkohol harus dibatasi.
Temuan ini menunjukkan, bahwa tiga porsi sehari biji-bijian, seperti beras merah atau roti gandum, sebenarnya dapat menurunkan risiko kanker usus sebesar 17 persen.
"Mempertahankan berat badan yang sehat, aktivitas fisik, diet yang sehat, dan menghindari merokok dan asupan alkohol yang tinggi semuanya berkontribusi terhadap risiko kanker kolorektal yang lebih rendah," tambah Giovannucci, seorang profesor nutrisi dan epidemiologi di Harvard School of Public Health.
Menurut para peneliti, konsumsi biji-bijian yang lebih besar memberi lebih banyak perlindungan. Tim ahli pada penelitian ini mengevaluasi hampir 100 penelitia…